Mataf 2019 : Fisipol UMY Pilihan Terbaik Untuk Kuliah

Sumber : Dokumen Nuansa

Nuansa Online Kegiatan Masa Ta'aruf (Mataf) Fakultas Ilmu Sosisal dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta resmi dibuka pada Selasa (27/8) oleh Dr. Titin Purwaningsih, S.IP., M.Si selaku dekan Fisipol UMY di Lantai Dasar Masjid KH Ahmad Dahlan.

Tahun ini Mataf Fisipol mengangkat tema "Meningkatkan Intelektualitas dan Nilai-Nilai Persaudaraan sebagai Perwujudan Cinta Tanah Air. Elang Azka selaku ketua panitia Mataf Fisipol kali ini menjelaskan alasannya mengangkat tema tersebut, “Kami menangkap masyarakat sekarang nampaknya kurang paham dengan pentingnya intelektualitas karena sekarang itu intelektualitas dianggap sudah mulai pudar dan disitu kami ingin mencoba menggaungkan kembali semangat intelektualitas di mataf tahun ini, karena itu kita masukkan ke dalam tema besar kita”.

Selain itu, dalam sambutannya, Elang Azka menyampaikan rasa bangga dan optimismenya bahwa seluruh mahasiswa yang diterima di Fisipol UMY adalah generasi terbaik karena mampu bersaing untuk mendapatkan kesempatan belajar. “Dari 40 ribu lulusan SMA seluruh Indonesia yang mendaftarkan diri untuk bergabung di UMY hanya 5.000-an yang diterima; termasuk anda di antara bagian dari 5000 itu” tandasnya.

Fisipol UMY sendiri memiliki tiga program studi yang telah terakreditasi A, yaitu Ilmu Pemerintahan (IP), Ilmu Hubungan Internasional (HI) dan Ilmu Komunikasi (Ilkom). Dosen-dosen yang mengajar di ketiga jurusan tersebut banyak yang sudah bergelar Doktor atau sedang menyelesaikan program doktor di dalam dan luar negeri. Sehingga Fisipol UMY menjadi pilihan yang tepat untuk melanjutkan studi.

Sementara itu, di dalam menjawab tantangan global, Fisipol UMY pun sudah memiliki dua program studi bertaraf internasional atau International Classes yaitu: International Program for Governmental Studies (IGOV) dan International Program of International Relation.

Kegiatan mataf Fisipol kali ini berbeda dengan mataf sebelumnya, perbedaan yang mencolok adalah dari konsep acara. Pada tahun 2019 ini, pertama kalinya ada koreografi Fakultas Fisipol. “Mungkin itu gebrakan terbesar kita, inilah inovasi kami karena hanya tahun ini dan sebelumnya belum pernah ada” ungkapnya.

Dalam acara mataf Fisipol UMY, panitia juga mengundang ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) sedunia cabang Tiongkok, Fadlan Muzaki yang sekarang kuliah di Renmin University Of China dan mantan Letnan Kolonel Yusron Effendi untuk berbicara dan memberikan motivasi bagi mahasiswa baru Fisipol 2019. Banyak sekali motivasi dari para pembicara terkait usahanya dalam meraih beasiswa.

“Sebagaimana yang diketahui secara general biasanya anak-anak fisipol itu anak yang progresif, banyak yang menjadi aktivis dan harapan saya untuk mahasiswa fisipol di UMY ini harus tetap progresif, tetap aktif, namun juga tidak menghilangkan sisi-sisi akademis. Aktif terhadap kebijakan-kebijakan yang ada, isu-isu sosial yang ada di sekitar, namun juga tidak menghilangkan sisi-sisi akademis kita sebagai mahasiswa” papar salah satu pembicara, Fadlan Muzakki. (Sah)

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar