Tak Ada Pemilihan Presiden Mahasiswa, Pemira 2019 Sepi Pemilih

Sumber : Dokumen Nuansa

Nuansa Online - Pemilihan Umum Raya (Pemira) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 2019 telah digelar secara serentak di sembilan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di tiap fakultas di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Selasa (8/10). Pemira yang dilaksanakan untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) ini terpantau sepi pemilih di sebagian besar TPS. 

Pemungutan suara di tiap-tiap TPS berjalan lancar, namun hampir semua TPS terpantau sepi sejak pagi hingga sore hari. Jika dibandingkan dengan Pemira tahun sebelumnya, euforia Pemira tahun ini tidak begitu dirasakan oleh sebagian besar mahasiswa. Bahkan banyak mahasiswa yang tidak mengetahui bahwa Pemira sedang diselenggarakan pada hari terebut. Anisa, salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) baru mengetahui bahwa hari tersebut sedang diselenggarakan Pemira untuk memilih anggota DPM. Anisa dan teman-temannya mengatakan bahwa mereka tidak menggunakan hak pilihnya di Pemira tahun ini dikarenakan tidak ada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa.

“Aku pengennya nyoblosnya presiden,” ujar Anisa. Ia mengatakan bahwa dirinya dan teman-temannya tidak mau mencoblos anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) meskipun TPS masih dibuka. Anisa sendiri sempat melihat TPS Fisipol yang berada di depan Lobi Fisipol namun ia tidak melihat adaya kerumunan massa seperti Pemira tahun lalu. 

“Lihat (TPS) doang, tapi tidak ada kerumunan massa seperti tahun kemarin,” ujar Anisa. Ia melanjutkan bahwa tahun lalu dirinya menggunakan hak suaranya untuk memilih pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa serta calon anggota DPM.

Sepinya pemilih juga dirasakan di fakultas lain seperti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Hingga pukul 12 siang, baru ada sekitar 20 mahasiswa FEB yang menggunakan hak suaranya. Begitu pun yang dirasakan di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Della selaku Ketua KPPS FKIK mengatakan bahwa mahasiswa yang datang ke TPS sangat sedikit.

Namun lain halnya dengan TPS Fakultas Teknik, jumlah pemilih di fakultas ini terhitung lebih banyak dibandingkan dengan fakultas lainnya meskipun jumlahnya masih jauh dari total keseluruhan daftar pemilih tetap yang ada. Sebagian besar petugas KPPS mengatakan bahwa salah satu penyebab sedikitnya mahasiswa yang datang ke TPS adalah diundurnya jadwal Pemira yang rencana awalnya dilaksanakan pada 30 September 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum Keluarga Mahasiswa UMY (KPUM KM UMY). 

Dalam mengatasi sedikitnya mahasiswa yang datang ke TPS untuk memilih, para petugas KPPS setiap fakultas melakukan berbagai upaya di hari H Pemira, misalnya seperti mengirim broadcast melalui chat, ajakan melalui grup-grup media sosial mahasiswa, hingga jemput bola atau mengajak mahasiswa secara langsung untuk datang ke TPS fakultas masing-masing.

Reporter : Rani Nur Aini
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar