Jadi Pembicara, Ganjar Pranowo Disambut Aksi Damai Mahasiswa UMY


Sumber : Dokumrn Nuansa

Nuansa Online - Aliansi UMY Bergerak melakukan aksi damai dan berikan rapot merah kepada Ganjar Pranowo ketika menjadi pembicara dalam acara "Government Gathering on Good and Green Governance", bertempat di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Selasa (18/2). Selain Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pun turut diundang keynote speaker pada acara tersebut. Namun, Anies tidak dapat hadir dan menyampaikan speechnya melalui video teleconference.
Aksi damai dan rapot merah ini ditujukan kepada kedua keynote speaker acara tersebut atas beberapa pertimbangan. Dikutip dari dokumen kajian Aliansi UMY Bergerak, Gubernur Provinsi Jawa Tengah dan Gubernur DKI Jakarta dinilai belum mampu mewujudkan konsep Good Goveernance dan Green Goverment dalam periode kepemimpinan meraka.
Keduanya dianggap tidak dapat mewujudkan keadilan terhadap hak atas lingkungan hidup dan memarginasasi masyarakat dalam beberapa keputusan yang merebut ruang hidup dan mengancam hak atas hidup. Hal ini dibuktikan dengan masih banyak
persoalan dan konflik yang terjadi di DKI Jakarta maupun Jawa Tengah, seperti masalah pembangunan PT. Semen Indonesia di Rembang, masalah pembangunan Bendungan Bener di Purworejo, masalah normalisasi sungai, masalah izin pendirian bangunan di Jakarta, dan masalah lingkungan lainnya.
Di luar Sportorium, sejumlah mahasiswa Universitas Mahasiswa Yogyakarta yang tergabung dalam Aliansi UMY Bergerak beserta para mahasiswa dari berbagai fakultas di UMY pun turut menyuarakan pendapatnya melalui orasi-orasi. Aksi damai yang dimulai pada pukul 14.00 WIB, bertempat di depan Sportorium, tepatnya di Taman Musthofa ini berharap Ganjar Pranowo berkenan menemui massa aksi. Sayangnya, hingga acara selesai, Gubernur Jawa Tengah itu tak kunjung keluar untuk melakukan audiensi.
Sebelumnya, adanya pembagian aksi di dalam dan di luar Sportorium UMY telah disepakati bersama ketika teklap. Tujuan dari aksi damai di luar Sportorium sendiri adalah untuk mengoptimalkan eskalasi isu dan propaganda yang dibawa oleh Aliansi UMY Bergerak. Sedangkan pemberian raport merah ini ditujukan untuk memberikan “shock therapy” secara langsung ke Ganjar Pranowo. Hal tersebut mengingat Ganjar Pranowo yang memasuki Sportorium melalui pintu samping yang secara otomatis tidak melewati massa aksi.
Sedangkan dalam konferensi pers, Aliansi UMY Bergerak menyampaikan sejumlah tuntutan, diantaranya:
1.      Menolak pejabat penjahat lingkungan hidup dan penindas rakyat datang ke
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
2.      Menuntut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo untuk menyelesaikan persoalan
lingkungan hidup dan agraria.
3.      Mendesak Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo untuk berpihak kepada
masyarakat kecil, bukan kuasa modal.
4.      Menuntut pemberhentian proyek pembangunan yang merugikan rakyat dan
merusak lingkungan hidup.
5.      Mengencam keras Gubernur yang tidak jujur dan tidak responsif terhadap
keluhan dan laporan warganya.
Reporter: Ni Made Rika
Editor: Sa’idatuz Zakiyah


Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar