Raport Merah Untuk Ganjar Pranowo Ditolak


Iqbal Khatami mengacungkan rapor merah untuk Ganjar Pranowo
Sumber : Dokumen Nuansa


Nuansa Online – Presiden BEM KM UMY, Muhammad Iqbal Khatami memberikan raport merah kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang pada Selasa (18/02) dalam agenda Government Gathering on Good and Green Governance 2020 di Spotorium UMY.

Ganjar Pranowo yang saat itu menjadi pemateri seolah mendapatkan sebuah kecaman dan teguran dari mahasiswa terkait dengan permasalahan lingkungan. Diawali dengan aksi damai, Aliansi UMY Bergerak menuntut keadilan terhadap hak atas lingkungan hidup dan marginalisasi masyarakat dalam beberapa keputusan yang merebut ruang hidup dan mengancam hak atas hidup oleh Gubernur Jawa Tengah tersebut. Tak hanya itu, Muhammad Iqbal Khatami secara langsung memberikan rapor merah kepada Ganjar. Rapor tersebut bukan sekadar kertas biasa, tapi berisi kajian dari Aliansi UMY Bergerak perihal permasalahan ekologi di Jawa Tengah.

Pemberian rapor merah dilakukan ketika Ganjar Pranowo mengakhiri sesi diskusinya. Dengan mengacungkan stopmap berwarna merah yang berisi kajian isu oleh Aliansi UMY Bergerak beserta fakta integritas, Iqbal Khatami naik podium dan menyerahkan secara langsung kepada Gubernur Jawa Tengah tersebut. Beberapa massa aksi dari luar Sportorium mulai mendekat untuk melihat dan memantau bagaimana perkembangan pemberian raport merah tersebut.

Sumber : Dokumen Nuansa

Sayangnya, pemberian rapor tersebut tidak disambut baik oleh Ganjar Pranowo. Gubernur Jawa Tengah yang sempat menghidupkan forum diskusi di akhir agenda tersebut justru menolak secara halus untuk membaca isi dari rapor tersebut. Meski rapor merah itu diterima, namun pada akhirnya diberikan kepada asistennya tanpa mau melihat isi di dalamnya.
“Kita sedikit menyayangkan sikap Pak Ganjar yang menerima rapor merah yang kita berikan tidak terbuka. Ketika diakhir kita minta beliau untuk sekadar membuka dan membaca fakta integritas, beliau justu menolak dengan kata-kata tidak mengenakan walau pada akhirnya kajian dalam rapor tersebut dibawa beliau,” ungkap Iqbal Khatami.
Meski sempat ditolak, Aliansi UMY Bergerak akan tetap melakukan pengawalan isu bersama baik melalui advokasi, audiensi, kajian mendalam, maupun aksi. Akan tetapi saat ini belum ada pembicaaraan lebih lanjut mengenai follow up terkait aksi damai dan rapor merah. Selain melakukan aksi offline berupa aksi damai dan pemberian rapor merah, Aliansi UMY Bergerak juga membuat aksi online yang turut serta mengawal isu #EkologiDikorupsi kali ini. Aksi online tersebut berupa penyebaran kuisioner, pembuatan meme, serta kajian.

Reporter          : Sa’idatuz Zakiyah
Editor              : Sri Fatimah


Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar