Ruang Pengajaran UMY: Karyawan Maksimal, Pelayanan Minimal


Sumber: Dokumen Nuansa

Nuansa Online – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Yogyakarta, yang sudah cukup dikenal di kalangan masyarakat Indonesia maupun mancanegara. Hal itu dapat dinilai melalui kualitas dari kampus ini sendiri, baik dari segi prestasi, fasilitas dan pelayanan yang sebagian besar sudah cukup memuaskan.

Namun tanpa disadari atau bahkan sebagian sudah dapat menilai sendiri, bahwasanya masih ada beberapa pelayanan dari kampus UMY yang tidak begitu memuaskan atau bisa dibilang kurang maksimal bagi sebagian pihak. Salah satunya adalah pelayanan di ruang pengajaran. Ruang pengajaran merupakan salah satu fasilitas dari pihak UMY untuk peminjaman ruangan, urusan absen, hingga surat izin. Banyak dari Mahasiswa yang beranggapan bahwa pelayanan yang ada di ruang pengajaran UMY dinilai kurang baik. Para karyawan terlihat kurang ramah dan terkesan mempersulit urusan mahasiswa yang ingin mengurus keperluannya di ruangan tersebut. Keperluan mahasiswa yang sering mendapatkan tanggapan  kurang memuaskan dari pelayanan di ruang pengajaran adalah ketika mahasiswa ingin mengurus presensi.


“Menurut saya  pelayanan di ruang pengajaran sebenarnya sudah cukup baik sih. Namun, memang ada beberapa karyawan disana yang pelayanannya kurang baik dan tidak mau ribet. Kadang karyawannya itu marah ketika kita ingin memberikan surat izin gak masuk kuliah. Sebenarnya cara mereka seperti itu sudah benar, kalo mau ngurus absen memang berhadapannya sama mereka, Cuma kadang kita dimarahin sama karyawan yang ada disana. Kadang juga surat izin kita cuma disuruh geletakin aja, tanpa di cek terlebih dahulu sama mereka atau gak dimasukin gitu ke map absennya. Dan terkadang kita juga gak tau kalau  absen kita itu udah dimasukin ke KRS apa belum, jadi absensi kita tetap dihitung alpa.” Ungkap salah satu mahasiswa UMY yang tidak ingin disebutkan namanya.


Isu pelayanan di ruang pengajaran ini juga turut ditanggapi oleh salah satu Dosen UMY yang juga bergerak sebagai Tenaga Kependidikan (Tendik) di bidang Sumber Daya Manusia, yakni Lela Hindasah yang juga selaku Kepala Urusan Diklat dan Pengembangan UMY. Beliau menanggapi bahwa seluruh Tendik  yang ada di UMY baik dari supporting unit maupun core unit sudah diberikan pelatihan dan evaluasi yang dilaksanakan setiap tahunnya. Salah satunya adalah adalah para karyawan yang ada di ruang pengajaran. 


Lela mengungkapkan bahwa karyawan di ruang pengajaran ini sudah diberikan pelatihan sebelumnya, dan evaluasi terkait hasil kinerjanya selama bekerja menjadi karyawan di UMY. Evaluasi tersebut dilakukan berdasarkan penilaian langsung dari pihak atasan mereka, yakni atasan yang bertugas untuk mengontrol kegiatan para karyawan pengajaran. Lela juga menambahkan bahwa selama ini hasil penilaiannya dinilai sudah cukup baik. Karena penilaian tersebut dinilai berdasarkan kehadiran dan melaksanakan tugas sesuai dengan jobdesk masing-masing. Bukan tentang pelayanan mereka terhadap mahasiswa, bahkan dari pihaknya sendiri sejauh ini belum mendengar keluhan langsung dari mahasiswa terkait pelayanan pengajaran tersebut. Maka dari itu pihaknya ingin menindak lanjuti isu ini agar pelayanan yang ada di ruang pengajaran dapat membaik seperti yang diharapkan oleh mahasiswa.


Reporter: Dira Farizki
Editor: Sa'idatuz Zakiyah


Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar