Rektor Menyapa: UMY Usahakan Pemenuhan Hak Akademik Mahasiswa

(Sumber: muslimobsession.com)


Nuansa Online - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar video conference "Rektor Menyapa" untuk kedua kalinya pada Sabtu (11/07). Berbeda dari sebelumnya, "Rektor Menyapa" kali ini diperuntukkan kepada wali murid / orang tua mahasiswa UMY. Sehingga wali murid dapat menanyakan mengenai permasalahan perkuliahan dan lainnya secara langsung yang kemudian dijawab oleh pimpinan UMY. Video conference ini dapat diakses melalui Ms.Team, youtube, dan IG-TV milik UMY.


"Rektor Menyapa" diawali dengan pemutaran video sosialisasi mengenai pembelajaran daring dan protokol kesehatan di kampus. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P., selaku rektor UMY. Dalam kesempatan ini beliau menyampaikan mengenai beberapa permasalahan sosial terkait pembelajaran di tengah pandemi antara lain, kebutuhan kuota dan lokasi tempat tinggal mahasiswa. 


"Kita mengusahakan tidak ada hak akademik dari mahasiswa yang terpaksa harus hilang karena adanya pandemi ini. Kita berusaha semaksimal mungkin memenuhi hak dan kewajiban akademik mahasiswa kepada putra-putri bapak ibu sekalian," jelasnya.


Beliau juga menjelaskan bahwa pada September akan diadakan wisuda untuk periode Juli 2019/2020 dan September 2020/2021, namun untuk pelaksanaan teknisnya masih akan terus dikaji oleh wakil rektor bidang akademik. Tak hanya itu, pihak UMY juga menampilkan rincian dana pengeluaran kampus untuk program beasiswa dan program UMY Mengabdi selama terjadinya pandemi Covid-19 ini.

(Jadwal Perkuliahan Mahasiswa UMY)
(Rincian Dana Beasiswa)

(Rincian Dana Pengeluaran Kampus)

Sesi selanjutnya berupa tanya jawab dengan wali murid dan pimpinan UMY. Terdapat beberapa pertanyaan yang diajukan oleh para wali murid dari masing-masing prodi. Pertanyaan pertama berupa kejelasan tentang prestasi umum yang diberikan UMY. Hal ini dijawab langsung oleh rektor UMY bahwa Beasiswa Umum diperuntukkan kepada mahasiswa yang merupakan peringkat 3 besar IPK tertinggi di masing-masing prodi. Pertanyaan lainnya mengenai wisuda dijawab dan dijelaskan kembali oleh wakil rektor bidang akademik. Wisuda dilaksanakan pada 9-10 September 2020 dengan dua prosesi yaitu
online dan offline. Diperkirakan akan ada 1300 mahasiswa yang akan diwisuda dengan ketentuan hanya 300 mahasiswa saja yang dapat wisuda secara offline di Sportorium UMY. 


Selain itu untuk masalah pemberangkatan pertukaran pelajar ke luar negeri, pihak UMY masih berusaha berkoordinasi dengan universitas terkait. Untuk beberapa universitas di Taiwan sudah dipastikan akan berjalan online, namun untuk universitas Korea dan Jepang masih melakukan tahap koordinasi. Pihak UMY juga akan mempertimbangkan aturan terkait mahasiswa tahun ketiga yang diharuskan pindah dari unires. 


Pada "Rektor Menyapa" kali ini, tak lupa dibacakan pula nama-nama mahasiswa baru yang mendapat Beasiswa Kedokteran Muhammadiyah. Mahasiswa baru ini antara lain Qoni Ihda (Pend. Dokter), Imniah Faidah (Pend. Dokter), M. Noer S. (Pend. Dokter), Dwi Meilani (Pend. Dokter Gigi), dan Aulia Fadhilah (Pend. Dokter Gigi). Kisaran biaya yang ditanggung UMY untuk beasiswa ini sekitar 500-550 juta tiap mahasiswa. Tercatat sudah ada 73 mahasiswa yang mendapat beasiswa tersebut.


Dengan adanya "Rektor Menyapa" ini diharapkan dapat terjalin komunikasi yang baik antara wali murid dan para pimpinan UMY. Tak hanya itu, UMY juga berharap adanya kerja keras dari pimpinan, karyawan, dan dosen dapat tetap menjaga kualitas pendidikan di UMY. Pihak kampus juga akan terus melakukan koordinasi mengenai kebijakan-kebijakan yang akan diberlakukan kedepannya.


Reporter: Sa'idatuz Zakiyah
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar