Ada Apa dengan MyKlass?

 

Sumber: MyKlass

Nuansa Online - COVID-19 mengharuskan sistem pembelajaran di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggunakan platform MyKlass, baik untuk penugasan, presensi, hingga pemaparan bahan ajar. Ironisnya, akhir-akhir ini MyKlass sering mengalami gangguan yang menimbulkan banyaknya keluhan dari mahasiswa. Padahal sebelum tahun ajaran baru, platform MyKlass tengah dipersiapkan secara optimal untuk menunjang suksesi pembelajaran di masa pandemi.

Gangguan yang terjadi pada MyKlass membuat kegiatan pembelajaran terhambat, seperti pengumpulan tugas dan presensi tidak tepat waktu, pun pada proses pengiriman tugas beberapa ditemukan tidak terkirimkan pada akun dosen terkait. Beberapa kegiatan pembelajaran sementara waktu terpaksa dipindahkan ke dalam pesan grup WhatsApp mata kuliah di tiap kelas. Hal ini membuat para dosen dan mahasiswa memutar otak agar pelaksanaan pembelajaran tetap berlangsung dengan baik. 

Fatin Indira, mahasiswa Keperawatan, menuturkan bahwa gangguan MyKlass membuat tugas, kuis, dan juga pre-test harus ditunda. “Jadi aku tahu MyKlass error itu hari senin waktu mau MCQ, sebelum MCQ biasanya kita pre-test dulu, tapi karena MyKlass-nya gangguan akhirnya MCQ nya diundur dan itu cukup bikin aku stress, karena masih harus persiapan lagi buat tugas yang lain.” 

Selain itu, Salma Sabila mahasiswa Hubungan Internasional, mengungkapkan kekecewaannya terkait gangguan MyKlass ini. Salma juga memberi kritik bahwa seharusnya gangguan ini bisa diminimalisir mengingat UMY tentu telah mempersiapkan kelas daring dari jauh-jauh hari. “Aku mohon banget untuk seluruh pihak kampus supaya lebih baik lagi kedepannya, karena dengan adanya gangguan ini maka aku harus menunda lagi hal-hal seperti tugas, UK dan aku juga mohon kepada para dosen untuk memberi materi selugas-lugasnya, biarpun kita udah jadi mahasiswa yang dituntut harus mencari sendiri materinya, tapi kalau tidak ada bimbingan bagaimana kita bisa tahu? At least, kasih arahan lah harus bagaimana, apalagi kelas daring ini.” 

Ada juga Khansa Bela mahasiswa Fakultas Hukum yang mengungkapkan kekesalannya karena gangguan MyKlass ini, “Aku kesel banget, kenapa gak persiapan dari awal gitu pihak kampus tuh, biar kita sebagai mahasiswa bisa belajar dengan baik, dengan kapasitas UMY yang sebesar itu udah pasti UMY punya dana yang cukup kan untuk memfasilitasi MyKlass dengan lebih baik?”

Tak hanya mahasiswa, dosen pun juga terkena imbas akibat gangguan MyKlass dalam proses perkuliahan belakangan ini. Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P., Rektor UMY sekaligus dosen Agroteknologi mengakui adanya gangguan pada MyKlass minggu-minggu ini karena sedang dalam proses perbaikan dan pembaharuan server.  Beliau juga menanggapi bahwa pada situasi seperti ini dosen harus mencari alternatif pembelajaran seperti menggunakan Ms.Teams/Zoom untuk pertemuan dan membagikan bahan ajar ke grup masing-masing mata kuliah setiap kelas. 

Biro Sistem Informasi (BSI) yang menjadi sumber atau admin dari sistem e-learning MyKlass memberikan informasi bahwa tidak banyak laporan dari mahasiswa tentang keluhan ini karena mungkin beberapa dosen sudah memberikan informasi. Faktor akibat gangguan yang kini menjadi keluhan para mahasiswa dimulai karena UMY memiliki pengguna yang banyak ketika online learning yang dilakukan melalui MyKlass. Banyaknya pengguna ini adalah ujian bagi kehandalan aplikasi dan perangkat.

Sebelum perkuliahan daring ini, pengguna MyKlass memang banyak. Namun, setelah semuanya mengakses di saat online class selama pandemi ini, pengguna melonjak drastis dan banyak yang harus diperbaiki. Tidak hanya melakukan perbaikan saat gangguan ini saja, pihak BSI juga sedang melakukan perbaikan untuk semua aplikasi. Tim Server dan Tim Myklass BSI UMY dalam 1 minggu terakhir ini telah bekerja non stop siang malam untuk meningkatkan performa MyKlass.

Reporter: Silma Kaffah Millati & Novia Angger Trisnanti


Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar