KPUMKM UMY Gelar Deklarasi Damai, Siap Amankan dan Sukseskan PEMIRA

Sumber: Dokumen Nuansa

Nuansa Online - Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KPUM-KM UMY) kembali menggelar agenda Pemilihan Umum Raya (PEMIRA) pada tahun ini. Deklarasi Damai dan pengambilan nomor urut partai menjadi salah satu rangkaian acara PEMIRA UMY 2020 yang digelar pada Sabtu (24/10) bertempat di gedung A.R. Fachruddin B. Acara ini terlaksana dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti. 

 

Acara dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan KPUKM UMY dengan nomor 005/KEP/KPUKMUMY/X/2020 mengenai penetapan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden serta calon Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Surat tersebut disahkan dan ditanda tangani langsung oleh ketua KPUMKM UMY, Moch Noor Firdausi. Acara Deklarasi Damai ini dihadiri oleh perwakilan dari setiap partai yang menjadi peserta PEMIRA. Partai tersebut antara lain Partai Islam Progresif (PIP), Partai Amanat Mahasiswa (PAM) dan Partai Kampus Matahari (PKM). 

 

Pada PEMIRA kali ini hanya Partai Islam Progresif (PIP) yang mengajukan nama untuk dicalonkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa. Seperti berulang dari tahun sebelumnya, dimana hanya ada 1 pasangan calon atau calon tunggal dalam pemilihan pemimpin tertinggi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ini. Saat dikonfirmasi penyebab dari majunya calon tunggal, Muhammad Hengki Pradani selaku sekretaris KPUKM UMY menjelaskan bahwa partai yang lolos verifikasi berkas sebanyak 3 partai. Namun, partai yang mencalonkan untuk eksekutif hanya 2 partai, dan yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku hanya 1 partai. Hengki juga menjelaskan maksud atau esensi dari diadakannya Deklarasi Damai sebelum dilakukan pemungutan suara.

 

“Ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk penegasan kepada publik. Bahwa kita mempunyai komitmen sebagai wujud konsistensi untuk mengawal PEMIRA” terangnya. 

 

Setelah dibacakan Deklarasi Damai, dilakukan pengambilan nomor urut untuk masing-masing partai. Hasilnya adalah; PIP mendapat nomor urut 1, PKM nomor 2, dan PAM mendapat nomor urut 3. 


Ketua Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA), Dr. Faris Al-Fadhat, Ph.D juga ikut hadir dalam Deklarasi Damai tahun ini dan sempat memberikan sambutannya. 
Beliau berharap agar dari setiap partai ada yang terpilih, terutama dalam lembaga legislatif agar bisa bersama-sama membangun dan mengembangkan kampus. 

 

Terkait dengan mekanisme pemungutan suara yang bersifat online, Hengki menyatakan sudah dilakukan simulasi. “Nanti akan disosialisasikan lebih lanjut oleh bidang IT” pungkasnya. 



Reporter: Ihsan Darmawan & Talitha Rahma

Editor: Rizky Febi W.


Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar