Umumkan Calon Tunggal, Akun @kpumkmumy Tuai Komentar Negatif

 

Sumber: @kpukmumy

Nuansa Online- Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KPUM-KM UMY) mengeluarkan surat keputusan penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden mahasiswa UMY dengan nomor 005/KEP/KPUKMUMY/X/2020 pada 24 Oktober 2020. Dalam surat yang telah disahkan dan ditanda tangani oleh ketua KPUMKM UMY, Moch Noor Firdausi menyatakan bahwa hanya terdapat satu calon pasangan presiden dan wakil presiden mahasiswa pada ajang PEMIRA tahun ini.

Surat keputusan tersebut di unggah melalui akun Instagram resmi milik KPUMKM UMY,  @kpumkmumy pada hari itu juga. Unggahan ini kemudian dibanjiri oleh komentar beberapa warganet. Tak sedikit isi dari komentar tersebut berisi kritik dan hujatan negatif. Baik ditujukan untuk pihak KPUMKM UMY sebagai penyelenggara PEMIRA maupun berbagai partai politik kampus yang tidak berpartisipasi dalam konsestasi kali ini.

Salah satu akun yang turut berkomentar adalah @fhan_ya. Selain mengujarkan ujaran kebencian, akun ini juga menandai beberapa akun partai politik kampus beserta ketua umumnya.

“Anjirrr calon tunggal, nggak seru anjir. Woe @pam_umy @kampus_matahari @jasmerah_umy kalian ngapain aja cuk? Gobl*k, teriak demokrasi tapi nggak bisa hidupin demokrasi kampus. Gimana sih @raihanarauf @khalidmaulanatas @jasmerah_umy NGGAK GUNA” ujar akun tersebut.

@fhan_ya juga turut memberikan penghargaan sebagai sindiran dengan menuliskan, “MOSI TIDAK PERCAYA saya anugerahkan kepada @pam_umy @jasmerah_umy dan @kampus_matahari karena telah menjadi partai yang tidak berguna, menuh-menuhin kampus, bisanya Cuma bacod doang, MIRIS,”

Setelah di telusuri lebih lanjut, akun ini ternyata hanyalah salah satu akun buzzer. Terlihat bahwa @fhan_ya telah mengunggah empat unggahan berisi tangkapan layar akun setiap partai politik UMY dengan caption berisi kritik dan pertanyaan kepada setiap partai. @fhan_ya mengikuti 19 akun dan diikuti oleh 8 akun. Tak sampai di sini, akun ini juga turut mengamini bahwa ia adalah salah satu akun buzzer yang di buat untuk kampanye negatif. Hal ini terlihat dalam komentarnya, “Aing takut kakak kalau pake akun real soalnya aing oposisi semua parpol hahaha, nanti dikeroyok aku hahaha”

Tak hanya akun @fhan_ya, @balaclavahitam pun turut mempertanyakan kepada dua partai politik kampus yang mengikuti konsestasi pemilihan umum namun tidak mencalonkan pasangan presiden dan wakil presiden mahasiswa.

“Krisis kepemimpinan kah kelen? @kampus_matahari @pam_umy kenapa ndak buka penjaringan untuk calon? Atau peluang calon Cuma ekslusif untuk kader?” tulis akun @balaclavahitam.

@vicss_id, salah satu akun yang turut mempertanyakan kinerja KPUMKM UMY. Ia menilai bahwa KPUMKM UMY hanya menyelenggarakan PEMIRA sesuai dengan timeline tanpa memperdulikan apapun yang terjadi, termasuk salah satunya adalah calon tunggal.

“Perlu kami buat partai juga?” ungkap akun @umy.kece, salah satu akun tempat nangkring para mahasiswa UMY.

Reporter: Umar Al-Jufri

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar