FFMI Award 2020, UMY Raih Piala Penghargaan Kemendikbud

Sumber: Inspiratif.co.id


Nuansa OnlineUniversitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) patut berbangga atas prestasinya. Kampus dengan slogan Muda Mendunia ini telah berhasil menyabet dua piala sekaligus dalam ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya bernama Festival Film Mahasiswa Indonesia (FFMI) Award 2020. Gelaran acara FFMI Award 2020 ini, dilaksanakan secara virtual di Aula Lantai III Gedung Alfian Husain, Senin (30/11).

Dua punggawa UMY berhasil mendapatkan piala Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI). Mahasiswa-mahasiswa berprestasi ini berasal dari UKM MM Kine Klub UMY dengan mengusung film “Dalam Jaringan” mendapat juara I serta film “Ayo Dolan” yang diusung oleh Cinema Komunikasi (CIKO) UMY meraih juara harapan III pada gelaran FFMI Award 2020.

Dibalik kesuksesan UKM MM Kine Klub UMY dalam mengembangkan film berjudul "Dalam Jaringan", sutradara Tiari Yudhis Pratama Ramadhan yang biasa dipanggil Yudhis mengatakan terdapat 2 faktor yang mendorong terciptanya film "Dalam Jaringan" ini. 

Faktor yang pertama sudah pasti kerja sama teman-teman UKM MM Kine Klub UMY yang maksimal dan banyak pihak yang terlibat seperti mentor produksi kami yaitu Mas Budi Tobon. Faktor kedua berasal dari teman-teman Dusun Jetis, Samigaluh, Kulon Progo yang dengan senang hati bersedia bekerja sama di produksi ini, juga tidak lupa pihak kampus UMY yang memfasilitasi kami.” jelas Yudhis. 

Yudhis menambahkan bahwa Inspirasi film ini berasal dari tema festivalnya sendiri yaitu Optimis untuk Ibu Pertiwi. Adanya pandemi membuat tim produksi berfikir bagaimana caranya menyatukan tema tersebut dengan era sekarang. Berbagai ide bermunculan sampai akhirnya film berjudul "Dalam Jaringan" ini yang di produksi. Produser film "Dalam Jaringan", Agung Hermawan menambahkan tujuan dari produksi film ini memang untuk berkarya bagi anggota yang ada di UKM MM Kine Klub UMY dan juga sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi dari kami sebagai filmmaker.

Sinopsis film Dalam Jaringan menceritakan tentang seorang tukang konter dan servis barang elektronik yang bernama Rusdi (35 tahun) yang mendapat amanah dari kepala sekolah SD di desanya untuk mendirikan fasilitas belajar daring yang tanpa kuota dan sinyal internet. Namun usaha ini mendapat penolakan dari istrinya (32 tahun) karena sebelumnya sudah mendapat peringatan dari petugas balai monitor dan terancam dipidana. Karena situasi dan kondisi di desanya, Rusdi pun nekad untuk mendirikan fasilitas tersebut.

Di sisi lain, sutradara film "Ayo Dolan", Danang menjelaskan bahwa inspirasinya adalah ingin membuat film yang menjelaskan bagaimana sudut pandang anak-anak dalam menyikapi pandemi saat ini. Lokasi pengambilan film "Ayo Dolan" ini terletak di Bogoran, Trirenggo, Bantul dengan jumlah talent 5 orang anak-anak serta 1 orang dewasa yang merupakan warga setempat.

“Ya untuk faktor pendorong sendiri karena kita difasilitasi oleh kampus dan cerita yang diangkat dekat dengan saya, sementara untuk hambatannya ya pasti dari kondisi sekarang yang sedang pandemi jadi untuk perizinan agak sulit ya Kak, sama masalah waktu yang terbatas buat ngerjain film ini” kata danang.

Film "Ayo Dolan" ini memiliki sinopsis yang sangat menarik dengan berani membuat konsep film dengan sudut pandang bagaimana anak-anak dalam menyikapi pandemi. Film ini menceritakan Bimo yang selama pandemi tidak pernah bermain keluar bersama teman-temannya. Sampai pada akhirnya kebijakan New Normal diberlakukan, ia pun memutuskan untuk pergi keluar rumah bertemu dengan teman-temannya. Ada perdebatan yang terjadi antara Bimo dan teman-temannya tentang pandemi COVID-19. Bimo berusaha membuka celah agar teman-temannya dapat bermain dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Tantangannya adalah mewujudkan harapan kampus untuk memberikan yang terbaik karena kemarin kan di FFMI sebagai contingen, harapannya kampus ya menang. Jadi LPKA udah percaya dengan kemampuan CIKO, jadi nanti kalo diamanahkan, difasilitasi lagi dari segi pendanaan ya jangan mengecewakan” terang Lina sebagai Produser film "Ayo Dolan".

Reporter : Faishal Fathin Najib

Editor: Ashita Dewi A.

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar