Peran Kominfo Bantul dalam Upaya Pencegahan COVID– 19

 





Nuansa Online- COVID- 19 yang menginfeksi seluruh negara di dunia termasuk Indonesia telah merubah kehidupan kita secara keseluruhan. Banyak kebiasaan baru dan protokol kesehatan yang harus kita patuhi agar tidak terpapar virus ini. Kebiasaan tersebut adalah pembatasan ruang gerak, memakai masker, mencuci tangan, social distancing, serta mengganti semua aktivitas fisik menjadi online. Oleh karena itu, perlu dilakukan publikasi informasi untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat menganai pencegahan COVID– 19 ini.

Pemerintah pusat dan daerah terus berupaya untuk membuat kebijakan serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai hal ini. Semua lini pemerintahan saat ini terus berupaya mencari cara yang efektif agar semua informasi dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. Salah satu cara yang efektif di era 4.0 ini adalah dengan menggunakan media sosial. Seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia berusaha beradaptasi untuk menggunakan media sosial dalam menyebarkan informasi, salah satunya adalah Kabupaten Bantul.

Arif Darmawan, S.STP yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Bantul mengatakan bahwa terdapat beberapa upaya yang dilakukan untuk menyebarkan informasi mengenai COVID-19 kepada masyarakat, di antaranya adalah mengeluarkan Keputusan Bupati nomor 2010 tahun 2020 tentang Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Bantul, serta membentuk bidang komunikasi dan informasi.

“Semua keputusan yang diambil sesuai dengan pedoman pemerintah pusat” tambahnya. Kabupaten Bantul menggunakan 2 metode dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, yaitu daring dan luring. Metode daring menggunakan sosial media seperti Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, Whatsapp Group, dan Website serta metode luring yang digunakan adalah VideoTron, Baliho, Siaran Televisi, membentuk lembaga-lembaga partner, menyebarkan poster, leaflet, dan majalah, serta radio.

“Kami menggunakan 2 metode karena saat ini sebagian besar masyarakat mengakses media social sehingga mempermudah penyebaran informasi, namun tidak semua masyarakat memiliki akses untuk itu, sehingga kami juga menggunakan metode luring dalam menyebarkan informasi agar dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat”, ujar Arif Darmawan.

Media sosial Kabupaten Bantul membuat konten harian seperti update data Covid harian, data zonasi covid, infografis, berita-berita mengenai Covid, serta iklan layanan masyarakat. Namun, dalam penyebarannya terdapat hambatan dan kendala, seperti informasi pasien Covid bersifat tertutup dan rahasia, hanya sampai pada level kecamatan sehingga banyak menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Lalu, banyak upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka pencegahan dan penanganan COVID–19 yang bersifat sporadis, jangkauan terbatas, tidak melibatkan seluruh elemen masyakarakat sehingga kegiatan penanganan Covid-19 mendapatkan tanggapan negatif. Selain itu, kebijakan yang dinilai berubah-ubah dan data yang berbeda-beda membuat tingkat kepercayaan masyarakat pada pemerintah menurun.

Terdapat pula kendala teknis dalam pelaksanaan publikasi di Kabupaen Bantul yaitu belum memiliki media informasi yang bisa diandalkan, seperti sosial media yang mempunyai pengikut sedikit, anggaran yang terbatas, dan sumber daya manusia yang kurang. Namun, disamping itu terdapat peluang yang bisa dimanfaatkan dari penggunaan sosial media, seperti kebutuhan informasi mudah dan cepat diakses, membantu aktivitas sehari-hari dan pekerjaan di kala pandemi.

Oleh karenanya, Kominfo Kabupaten Bantul berusaha mengadakan survei secara berkala agar mengetahui kepuasan masyarakat terhadap layanan informasi publik sehingga dapat terus memperbaiki kualitas layanan informasi di Kabupaten Bantul.

Reporter : Yodya Rana Anggita 

Editor: Rizky Feby Wulandari

           

           

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar