Bersepeda Semakin Populer di Kala Pandemi


Sumber : Milesia.id

Nuansa Online- Sudah setahun pandemi COVID-19 menjangkit jutaan orang di dunia ini, termasuk Indonesia. Banyak terjadi perubahan yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19 diantaranya adalah mengerjakan segala sesuatu dari rumah, termasuk bekerja dan bersekolah sehingga kita lebih memiliki waktu lebih banyak lagi untuk melakukan berbagai aktivitas, seperti berolahraga. Untuk menjaga kebugaran, kita harus rutin berolahraga minimal 2,5 jam dalam seminggu dengan intensitas ringan hingga sedang. Olahraga menjadi salah satu kegiatan yang sangat digemari di kala pandemi karena orang berlomba-lomba untuk meningkatkan imunitas tubuh. Salah satu olahraga yang menjadi trend saat ini adalah bersepeda. 

Pandemi COVID-19 membuat olahraga bersepeda menjadi populer. Melahirkan banyak komunitas pesepada yang beramai-ramai memadati jalan sambil bersepeda. Bahkan para selebriti ikut keranjingan trend ini. Olahraga sepeda dinilai sehat dan lebih aman karena dilakukan di luar rumah. Selain itu juga relaksasi pikiran di tengah mewabahnya penyakit yang disebabkan virus Sars-Cov-2 ini.

Pada awal terjadinya pandemi, Amerika mencatat ada peningkatan penjualan sepeda hingga hampir 600 persen. Pun di Indonesia, sepeda menjadi barang berharga dan omset penjual sepeda meningkat drastis. Bersepeda dinilai sebagai olahraga yang mudah dilakukan karena bersepeda tidak seperti kebanyakan jenis olahraga lainnya. Bersepeda juga tidak memerlukan keterampilan fisik tingkat tinggi serta menyebabkan lebih sedikit ketegangan dan cedera daripada kebanyakan bentuk aktivitas fisik lainnya. Di samping itu, bersepeda juga dapat meminimalisir gangguan kesehatan mental seperti depresi, stres, dan kecemasan yang dapat dikurangi dengan mengendarai sepeda secara teratur. Hal ini disebabkan karena bersepeda memiliki efek yang sama seperti rekreasi sehingga mendorong dopamin yang memicu rasa bahagia. 

Selain itu, yang paling penting adalah bersepeda sebagai ajang silaturahim kita dengan teman atau keluarga di kala pandemi. Karena seperti yang kita tahu bahwa pandemi membatasi ruang gerak kita untuk bertemu dengan orang-orang terdekat dan tersayang sehingga bersepeda menjadi salah satu alternatif untuk bertemu mereka, tetapi tetap dengan menaati protokol kesehatan tentunya, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan wajib dilakukan selama bersepeda. 

Penggunaan masker harus dilakukan untuk menjaga diri kita sendiri dan orang lain dari penularan penyakit. Pilih masker dari bahan yang mudah menyerap keringat, supaya kenyamanan ketika bersepeda tidak terganggu Menggunakan alat pelindung diri lainnya seperti helm, pelindung lutut, dan lampu sepeda. Membawa hand sanitizer dan gunakan setelah menyentuh benda-benda di sekitar. Membawa air minum sendiri untuk mencegah dehidrasi. 

Terdapat beberapa tips agar tetap aman bersepeda di kala pandemi, diantaranya adalah mencari rute perjalanan yang sepi, hindari daerah yang ramai atau rute populer yang banyak dilalui orang bersepeda lainnya. Cobalah mengatur waktu bersepeda, carilah waktu di mana tidak banyak orang lain bersepeda. Serta menjaga jarak setidaknya 1,5 meter dari orang lain dapat membantu mengurangi risiko penularan penyakit.

Penulis : Yodya Anggita

Editor : Naila Salma

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar