Layanan GeNose Ramah di Kantong Mahasiswa


Senin (01/03), kondisi pelayanan GeNose di Stasiun Tugu, Yogyakarta (Dokumen Pribadi)


Nuansa Online- Kabar baik datang dari Universitas Gadjah Mada sejak 2020 lalu (24/09), berupa alat deteksi COVID-19 hasil pengembangan Prof. Eng. Dr. Kuwat Triyono beserta tim peneliti yang diklaim memiliki kemampuan mendeteksi virus corona baru dalam tubuh manusia dalam waktu cepat. Di Yogyakarta, layanan GeNose dapat ditemui di beberapa lokasi seperti Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sardjito, Rumah Sakit (RS) Bhayangkara,  dan Stasiun Tugu dengan biaya terjangkau.

Menurut dr. Farindira V.R., dalam waktu kurang dari lima menit, hasil GeNose sudah bisa diperoleh. Tingkat akurasi GeNose juga telah melalui uji profiling dengan menggunakan 600 sampel data valid di Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 Bambanglipuro, Yogyakarta. Dari pengujian tersebut, menunjukkan tingkat akurasi GeNose mencapai 97 persen.

Cara kerja GeNose dilakukan melalui embusan napas kedalam kantong khusus yang akan bekerja menganalisa partikel Volatile Organic Compound (VOC). Selanjutnya, VOC diidentifikasi melalui sensor-sensor yang kemudian datanya akan diolah dengan bantuan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence).

Orang-orang yang akan diperiksa menggunakan GeNose, terlebih dahulu diminta mengembuskan napas ke tabung khusus. Sensor-sensor dalam tabung itu lalu bekerja mendeteksi VOC. Kemudian, data yang diperoleh akan diolah dengan bantuan kecerdasan buatan hingga memunculkan hasil,” jelas dr. Farindira.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa GeNose tidak hanya mampu mendeteksi secara cepat. Alat ini dinilai lebih nyaman daripada menggunakan metode usap atau swab. Ditambah lagi biaya yang dibutuhkan untuk melakukan tes GeNose juga sangat ramah di kantong mahasiswa.

Untuk saat ini, pelayanan GeNose di Yogyakarta baru dijumpai di tiga tempat saja, yakni RSUP Sardjito terbuka untuk umum, RS Bhayangkara untuk jajaran Polda maupun pasien umum, dan Stasiun Tugu bagi penumpang yang akan melakukan perjalanan jarak jauh. Biaya yang harus dikeluarkan pun berbeda di tiap lokasi. 

RSUP Sardjito memasang biaya sebesar Rp. 40.000. Sementara di Stasiun Tugu, penumpang hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 20.000.

Meski sejauh ini tes rapid antigen atau swab PCR masih menjadi alat deteksi COVID-19 yang paling akurat di dunia, menurutnya, alat deteksi GeNoSe untuk COVID-19 sedikit lebih baik dibadingkan tes suhu dan posisinya sebagai screening awal. Seiring daripadanya, GeNose masih tetap dalam konfirmasi secara ilmiah melalui uji diagnostik untuk mengetahui tingkat akurasi yang sesungguhnya.

Reporter: Yodya Anggita & Alditta K. Nisa

Editor: Naila Salma

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar